Lima Masjid Megah dan Memiliki Design Unik di Kuala Lumpur

128 views

reservasi6

Ingin berlibur hemat dan mudah ke luar negeri? Kamu bisa mencobanya ke Kuala Lumpur, Malaysia. Kuala Lumpur sebagai Ibu Kota sekaligus Kota terbesar di Malaysia menyuguhkan destinasi wisata yang beragam, mulai dari wisata belanja, kuliner, bahari, dan juga religi.

Dari Jakarta ke Kuala Lumpur rata-rata hanya memakan waktu kurang lebih 1, 5 jam dengan menggunakan pesawat. Terdapat 12 maskapai penerbangan yang menyediakan rute penerbangan dari Jakarta ke Kuala Lumpur dengan harga tiket mulai dari Rp400 ribuan. Salah satu maskapai penerbangan yang bisa kamu coba adalah Batik Air. Tiket Batik Air dari Jakarta ke Kuala Lumpur berkisar Rp1.200.000,- dengan berbagai fasilitas saat terbang.

  1. Masjid Kristal

Masjid megah yang berdiri kokoh yang berada di kawasan wisata Taman Tamadun Islam di Pulau Wan Man, memiliki luas 2.146 meter persegi dan terbuat dari besi, kaca, dan Kristal. Sehingga Masjid tersebut pun dipanggil dengan Masjid Kristal (Crystal Mosque). Masjid Kristal terdiri dari satu kubah besar dan dikelilingi kubah-kubah kecil dengan empat menara yang tinggi di setiap ujung-ujungnya. Rancangan bangunannya pun mengadopsi gaya gothic, Moor, dan kontemporer. Para wisatawan lokal dan mancanegara pun tak akan melewatkan kesempatan untuk mengabadikan foto dengan latar belakang Masjid Kristal saat siang ataupun malam hari. Keunggulan Masjid Kristal tak hanya dari segi design saja, Masjid Kristal pun dapat menampung jamaah hingga 1500 orang. Uniknya lagi, Masjid Kristal sudah dilengkapi dengan teknologi yang canggih yang dilengkapi dengan infrastruktur IT dan WiFi. Sehingga pengunjung dapat menggunakan internet untuk kepentingan syiar.

  1. Masjid Jamek

Masjid Jamek merupakan masjid tertua di Kuala Lumpur yang dibangun pada 1909. Masjid Jamek destinasi yang tepat untuk wisata religi karena dari masjid inilah kamu bisa mengetahui bahwa Kuala Lumpur adalah Kota Kebudayaan Islam. Masjid Jamek pun dibangung oleh para pedagang islam. Tak hanya sebagai masjid tertua, lokasi masjidnya pun membawa keunikan tersendiri karena terletak di antara Sungai Klang dan Sungai Gombak, asal muasal kota Kuala Lumpur. Lokasinya pun strategis berdekatan dengan pasaraya, pusat makanan, dan kawasan perniagaan. Rancangan bangunan Masjid Jamek di-design oleh Arthur Benison Huback yang terinspirasi oleh seni bangunan Mogul (India Selatan). Hal ini terlihat dari dua warna dominan yaitu orange tua dan putih.

  1. Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin

Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin dikenal sebagai Masjid Besi karena hampir keseluruhan material yang digunakan untuk pembangunan menggunakan besi mulai dari kontruksi, ornament interior dan eksterior menggunakan besi sebagai bahan utama. Masjid Besi dibangun pada April 2004 dan baru rampung Agustus 2009. Masjid Besi memiliki tiga konsep yakni angin, berkerawang, dan sederhana. Dengan konsep masjid yang berkerawang, kamu akan merasakan sejuk saat berada di dalam Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin meskipun tanpa menggunakan penyejuk ruangan. Dengan luas 73.795 meter persegi Masjid Besi dibangun di tepian danau buatan yang mengitari kawasan Putrajaya dan dapat menampung 2.400 jamaah.

  1. Masjid Negara Malaysia

Inilah masjid terbesar yang dimiliki Kuala Lumpur sebagai Ibu Kota Negara. Bayangkan saja, masjid ini pun mampu menampung jamaah sebanyak 15.000 jiwa. Tak tanggung-tanggung masjid ini dirancang oleh tiga arsitek sekaligus di antaranya satu arsitek dari departemen pekerjaan umum Inggris dan dua arsitek pribumi. Alhasil bangunan masjid yang modern, megah dan dikelillingi oleh taman, kolam serta air mancur yang tertata rapi lah, pemandangan yang bisa kamu lihat saat berkunjung ke Masjid Negara Malaysia. Ciri khas dari Masjid Negara Malaysia ialah atap kubahnya yang berwarna biru dan menyerupai bintang. Bintang pada atap kubah perlambang dari 13 negara bagian Malaysia dan lima rukun islam. Sedangkan bagian puncak bangunan menaranya berbentuk payung yang sedang tertutup.

  1. Masjid Pulau Pinang

Masjid Negeri Pulau Pinang dibangun pada 1970 dan di-design oleh arsitek dari Brazil yaitu Oscar Niemeyer. Masjid Pulau Pinang memiliki konsep perpaduan design barat dan Timur. Mskipun terdapat unsure design barat, ciri-ciri keislaman masih melekat pada ornamen Masjid Pulau Pinang. Hal teresbut nampak pada kaligrafi-kaligrafi berupa potongan ayat Al-Qur’an yang ada pada dinding masjid.

Jadi, saat kamu menjelajah Kuala Lumpur atau Malaysia dan mengunjungi objek-objek wisata yang populer seperti Batu Caves, Legoland Malaysia, atau Berjaya Times Square. Sempatkanlah untuk berkunjung ke salah satu masjid di atas dan rasakan sendiri saat beribadat di masjid yang megah dan memiliki arsitektur yang indah.

Untuk mengetahui jadwal penerbangan dan harga tiket, kamu bisa mencari tiket pesawat online melalui www.reservasi.com . Caranya pun mudah, kamu bisa mengaksesnya melalui website atau install aplikasi reservasi melalui Play Store atau App Store. Tanpa perlu masuk kea kun pribadi pun, kamu dapat mengetahui harga tiket pesawat dari kota asal ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Leave a reply "Lima Masjid Megah dan Memiliki Design Unik di Kuala Lumpur"